Bike To Woles, Sepeda Ceria dan Gembira

SALAMGOWES, SLEMAN – Udara dingin dan segar menyelimuti kayuhan saya ketika meninggalkan rumah. Hari itu saya diajak Pak Daniel di acara Bike To Woles yang dengan rute candi to candi dan finish di rumah Pak Arieft salah satu teman pesepeda dari Berbah Sleman. Saya memilih titik kumpul II di dekat fly over Janti dengan alasan badan sudah mulai mencapai peak performance biar nampak pesepeda tulen J. Singkat cerita, rombongan tikum Janti menyambut kedatangan teman-teman dari tikum Tugu Jogja dengan bersalam-salaman, tidak lupa kami mengucapkan ‘Ahlan Wa Sahlan, mari kita salaman lanjut sepedaan’.

Continue reading “Bike To Woles, Sepeda Ceria dan Gembira”

Iklan

Embung Tirto Agung, Berkah Bagi Petani Dusun Krapyak

SALAMGOWES, SLEMAN – Pagi ini saya gowes ke dusun Krapyak, desa Margo Agung, Seyegan tepatnya di Embung Tirto Agung. Saya pun banyak melakukan improviasi rute yang susah untuk di tuliskan di sini, penanda yang paling mudah, yaitu perempatan SMPN 1 Seyegan belok kanan. Embung Tirto Agung berada di ujung barat wilayah dusun Krapyak berada di tepi jalan utama dusun tersebut. Menurut catatan Dinas Sumber Daya Air Energi dan Mineral (SDAEM) Pemkab Sleman, embung Tirto Agung dapat menyuplai lahan pertanian seluar 30 hektare saat musim kemarau. Dengan demikian total terdapat 24 embung yang keberadaannya tersebar di wilayah Kabupaten Sleman. Embung Tirtoagung dibangun sejak 2014 dan bisa menampung 30 ribu meter kubik air, dan diresmikan oleh Bupati Sleman Sri Purnomo, Minggu (12/04/2015). Continue reading “Embung Tirto Agung, Berkah Bagi Petani Dusun Krapyak”

Wajah Baru Jembatan Gantung Duwet

KALIBAWANG, SALAMGOWES – Suara deru motor di iringi goncangan adalah hal biasa terjadi ketika kita berjalan kaki melintasi jembatan gantung Duwet yang berada di desa Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo. Namun goncangan tersebut tidak terlalu keras seperti sebelumnya. Krena salah satu benda cagar budaya yang berada di wilayah DIY tersebut baru saja direnovasi dengan beberapa tambahan.

Continue reading “Wajah Baru Jembatan Gantung Duwet”

Meresapi Cita Rasa Mie Ayam Bangka dengan Es Shanghai

SAGAN, SALAMGOWES – Merasakan cita rasa yang berbeda dari setiap kuliner mie ayam adalah kegiatan culinary journey atau perjalanan kuliner yang membawa pengalaman berinterkasi dengan banyak orang. Mulai dari kita berangkat dari rumah dalam perjalanan hingga sampai di tempat tujuan. Proses mendapatkan cita rasa tersebut dilalui dengan aktifitas makan yang pelan penuh dengan perasaan dan penghayatan.

Continue reading “Meresapi Cita Rasa Mie Ayam Bangka dengan Es Shanghai”

Melacak Jejak Geger Sepoy di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

YOGYAKARTA, SALAMGOWES – Setiap manusia baik secara personal atau bebrayan tentu memiliki pusaka yang tersimpan dalam lubuk dirinya, bisa itu berwujud benda, ajaran atau sosok panutan. Kota Yogyakarta sebagai satu kesatuan masyarakat tentu saja memiliki berbagai pusaka peninggalan yang multi wujud, mulai dari benda cagar budaya, perangkat peraturan sosial, hingga upacara tradisi yang telah turun termurun.

Bagi masyarakat Jawa, bulan Suro sebagai awal tahun Jawa adalah pusaka budaya yang dianggap sebagai bulan sakral atau suci, bulan yang tepat untuk melakukan renungan, tafakur, dan introspeksi mendekatkan dengan Yang Maha Kuasa. Cara yang biasa digunakan masyarakat Jawa untuk berinstrospeksi adalah dengan lelaku, yaitu mengendalikan hawa nafsu.

Continue reading “Melacak Jejak Geger Sepoy di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat”

Soto Ayam Pak Man, Cita Rasa Lezat Berpadu Nikmat

SAGAN, SALAMGOWES – Mengisi libur akhir pekan ini, saya ngiras soto ayam Pak Man di daerah Sagan di ruas jalan Prof. Ir. Yohanes. Pilihan soto tersebut berkat rekomendasi teman saya yang pernah merasakan cita rasa soto olahan Pak Man. Saya pun menerima rekomendasi tersebut dengan pertimbangan jarak yang lumayan enjoy untuk bersepeda, dan membaca beberapa ulasan di internet mengenai soto ayam Pak Man tersebut.

Jarum arloji tepat menunjukan pukul 05.30 WIB saya mengayuh sepeda meninggalkan rumah. Pagi itu udara masih segar dan hawa dingin terasa menusuk tulang, hal tersebut membuat saya memindahkan gigi gir sepeda yang berat untuk dikayuh. Alhasil kedua kaki saya harus menggenjot dengan tenaga lebih sehingga hawa dingin yang menerpa pada tubuh saya sedikit demi sedikit berkurang. Kurang lebih 45 menit waktu yang saya butuhkan untuk sampai di lapak soto ayam Pak Man.

Continue reading “Soto Ayam Pak Man, Cita Rasa Lezat Berpadu Nikmat”