Mie Ayam Pangsit Jumbo, Obat Mengatasi Lapar

TEGALREJO, SALAMGOWES– Aktifitas fisik berdampak pada melemahnya energi dalam tubuh yang biasanya ditandai dengan rasa lapar dengan sinyal perut yang keroncongan. Hal tersebut saya rasakan ketika selesai beraktifitas bersepeda dari pagi hingga siang hari.Keringat mengucur deras membasahi tubuh sebagai tanda banyaknya energi yang saya lepas dengan mengayuh sepeda kurang lebih 40 km pp Jogja – Kalibawang.Akhirnya saya memutuskan untuk menikmati santap siang dengan menu mie ayam pangsit jumbo olahan dari Pak Harun yang sudah kondang cita rasanya di seputaran Yogyakarta.

Perbedaan mendasar mie ayam pangsit jumbo dengan mie lainnya terletak pada ukurannya yang lebih besar serta olahan lain yang ikut diracik juga besar, seperti tauge, potongan sawinya, daging ayamnya serta mangkoknya pun juga ikutan besar. Saya memilih menu tersebut untuk mengatasi rasa lapar yang luar biasa karena dari pagi saya tidak sarapan mengejar waktu sepagi mungkin menuju Kalibawang.

Tangan dingin Pak Harun sebagai peracik utama di warungnya memang pantas mendapat acungan jempol. Cita rasanya juara, kuahnya nikmat terbuat dari kaldu ayam asli sehingga saya pun tidak segan-segan menyeruputnya hingga tandas. Kedua tangannya ketika mengolah mie di dalam baskom menjadi hiburan tersendiri bagi saya selain nikmat mie ayam hasil olahannya. Dengan sumpit dan saringan kedua tangannya lihai melakukan atraksi bagaikan Jet Lee menaklukan musuh-musuhnya dengan jurus kungfunya.

Mie ayam pangsit jumbo salah satu dari berbagai menu yang ditawarkan Pak Harun di warungnya tersebut. Mulai dari mie ayam biasa hingga spesial komplit ada, berbagai ukuran pun juga ada mulai standar, sedang hingga jumbo. Selain itu, pelayanannya ramah dan cepat, tidaklah mengherankan apabila warung beliau menjadi salah satu yang laris di daerah ini.

Olahan mie ayam pangsit jumbo ala Pak Harun memiliki beberapa keunggulan yakni pada penyajian daging ayamnya. Potongan daging ayamnya lembut sehingga serat-serta daging yang biasanya keras pun tidak terasa karena dilakukan dengan proses dicincang sehingga tidak mengakibatkan sliliten pada gigi.

Pangsit yang digunakannya pun jenis pangsit rebus yang kenyal, dan enak ketika digigit. Selain itu jenis mie yang dipakai pun besar dan lembut ditambah taugenya pun besar melebihi ukuran standar, tidak ketinggalan pula potongan-potongan daun sawinya besar  sehingga kesegaran kuah terbantu dengan sayuran tersebut.

Warung mie ayam Pak Harun mulai buka pada jam 09.00 WIB dan tutup pada jam 17.00 WIB. TIngkat kunjungan paling rama ketika memasuki jam makan siang. pada jam tersebut hilir mudik keluar masuk pengunjung sangat ramai dan parkiran pun melebar hingga ke kanan kiri warung. (aanardian/salamgowes)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s