Meresapi Cita Rasa Mie Ayam Bangka dengan Es Shanghai

SAGAN, SALAMGOWES – Merasakan cita rasa yang berbeda dari setiap kuliner mie ayam adalah kegiatan culinary journey atau perjalanan kuliner yang membawa pengalaman berinterkasi dengan banyak orang. Mulai dari kita berangkat dari rumah dalam perjalanan hingga sampai di tempat tujuan. Proses mendapatkan cita rasa tersebut dilalui dengan aktifitas makan yang pelan penuh dengan perasaan dan penghayatan.

Menikmati kuliner mie ayam adalah hal yang sangat mudah dilakukan kapan dan dimana saja. Kuliner dari negeri Tirai Bambu ini banyak sekali kita jumpai dari pusat kota hingga sudut kota bahkan jauh dari hiruk pikuk keramaian kota bisa kita temui. Itulah mudahnya mendapatkan mie ayam dimana saja. Namun untuk mendapatkan cita rasa mie ayam yang berbeda satu dengan lainnya bukanlah perkara mudah seperti membalikan telapak tangan, butuh usaha untuk mengetahui perbedaan satu dengan yang lainnya.

Penikmat mie ayam tentu sudah tidak asing lagi dengan keberadaan Mie Bangka, yang selalu ramai dikunjungi para penikmatnya pada jam makan siang atau waktu liburan. Selain menyediakan berbagai jenis mie ayam, Mie Bangka juga menawarkan berbagai macam pilihan minuman es yang menjadi pasangan serasi ketika menyantap mie ayam, bagaikan pasangan Batman dan Robin.

Setelah mengayuh melewati beberapa ruas gang di tengah kota Yogyakarta, akhirnya saya sampai di lokasi, Mie Ayam Bangka. Setelah memarkir sepeda saya langsung duduk di kursi untuk memesan mie kuah pangsit basah. Sajian ini terdiri dari mie ayam dengan pangsit basah atau rebus.

Cara penyajiannya dilakukan secara terpisah, terdapat dua mangkok untuk kuah dan mie ayam dan pangsit basah. Olahan mie pangsit basah ala Mie Bangka berbeda dengan lainnya, jenis mie yang digunakan cenderung tipis-tipis mirip mie keriting. Irisan daging ayam dipotong secara kecil-kecil atau dicincang secara lembut. Potongan-potongan sawinya berada di bawah tumpukan mie sehingga ketika dituangkan kuah kesegarannya semakin ciss.

Untuk menutup santap pagi menjelang siang, saya memesan Es Shanghai. Kombinasi dari santan dengan potongan buah alpukat, agar-agar warna hitam yang dipotong kotak-kotak, kolang-kaling dan sirup rasa pandan dengan taburan es batu yang diserut.  Minuman ini tidak berbeda jauh dengan es campur baik dari isiannya dan pengolahan serta cara penyajiannya. (aanardian/salamgowes)

Mie Bangka Jl. Prof Yohanes Sagan Yogyakarta Telp. 8128189 I Jam Operasional 10:00 – 21:00 WIB Harga: Mie Ayam Pangsit Basah (13. k) I Es Shanghai (10k)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s